Tolitoli, 6 Februari 2026 —
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Toli-Toli menggelar kegiatan coffee morning bertajuk “Konsolidasi Demokrasi: Sudut Pandang Menyikapi Wacana Pemilihan Kepala Daerah oleh DPRD” di Kantor Sekretariat Bawaslu Tolitoli, Jumat (6/2/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30 hingga 10.00 WITA ini menjadi ruang dialog multipihak dalam merespons dinamika sistem demokrasi elektoral di Indonesia.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Bawaslu Tolitoli Dr, Ir Fajar Syadik S,Pt, M,Si, IPM beserta jajaran anggota, Ketua KPU Kabupaten Tolitoli, KTU LPP RRI Tolitoli, Danramil 1305-01/Baolan, perwakilan Pangkalan TNI Angkatan Laut Tolitoli, serta perwakilan media massa, di antaranya Pemimpin Redaksi LenteraWayracana.id Syamsu Alam, Pemimpin Redaksi Butolpost.com Suardi Yadjid dan kontributor TVRI Sulawesi Tengah, Muh Sabran.
Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Tolitoli menekankan pentingnya konsolidasi demokrasi sebagai upaya menjaga kualitas tata kelola pemilu dan pemilihan kepala daerah. Diskusi ini, menurutnya, relevan untuk membaca ulang desain demokrasi lokal, khususnya terkait wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD yang kembali mencuat dalam ruang publik.
Secara akademik, diskursus tersebut menyentuh aspek legitimasi politik, representasi demokratis, serta akuntabilitas kelembagaan, yang menjadi indikator utama dalam sistem demokrasi modern. Para peserta diskusi menyampaikan pandangan kritis dan konstruktif terkait potensi implikasi politik, hukum, dan sosial apabila mekanisme pemilihan kepala daerah mengalami perubahan.
Masukan pertama disampaikan oleh Ketua KPU Kabupaten Tolitoli, disusul KTU LPP RRI Tolitoli, perwakilan TVRI Sulawesi Tengah, serta Pemimpin Redaksi LenteraWayracana.id. Seluruh pandangan menegaskan pentingnya pelibatan publik dan media sebagai pilar demokrasi dalam setiap wacana perubahan sistem politik.


Kegiatan coffee morning ini ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga demokrasi yang partisipatif, transparan, dan berorientasi pada kepentingan publik.
(Redaksi)
“Tonton juga liputan videonya di YouTube Lentera Wayracana TV”

