Lentera Wayracana.id | TOLITOLI – Dalam rangka memperingati momentum turunnya Al-Qur’an atau Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah / 2026 Masehi, Polres Tolitoli menggelar kegiatan keagamaan yang berlangsung di Masjid Babushalihin Polres Tolitoli, Senin (9/3/2026) pukul 08.30 WITA.

Kegiatan religius tersebut mengusung tema
“Dengan Hikmah Ramadhan, Nuzulul Qur’an dan Idul Fitri Meningkatkan Iman, Takwa dan Profesionalisme Guna Meningkatkan Soliditas dalam Mendukung Transformasi Polri untuk Masyarakat.”
Tema ini secara konseptual menekankan pentingnya integrasi nilai spiritual dengan etika profesional dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Peringatan Nuzulul Qur’an dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU), personel, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Polres Tolitoli. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan suasana khidmat dan penuh kekhusyukan sebagai bentuk refleksi spiritual di bulan suci Ramadhan.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Aulia Ramadhani, yang kemudian dilanjutkan dengan saritilawah oleh Bripda Polwan Adira Aulia. Pembacaan ayat suci tersebut menjadi bagian penting dalam menghidupkan nilai-nilai religius yang menjadi dasar moral dalam kehidupan bermasyarakat.

Selanjutnya, kegiatan diisi dengan ceramah agama atau hikmah Nuzulul Qur’an yang disampaikan oleh Ustad Sudirman. Dalam tausiyahnya, ia menekankan bahwa peristiwa Nuzulul Qur’an merupakan momentum reflektif bagi umat Islam untuk memperkuat dimensi keimanan, ketakwaan, serta menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman etis dalam menjalankan profesi.
Secara sosiologis, kegiatan keagamaan seperti ini juga memiliki fungsi membangun solidaritas institusional dan memperkuat integritas moral aparatur negara.
Dengan demikian, internalisasi nilai-nilai Al-Qur’an diharapkan dapat mendorong peningkatan profesionalisme personel kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan mental dan spiritual di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya di wilayah Kabupaten Tolitoli, guna mendukung transformasi Polri yang humanis, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.
(LW.id)
