Lentera Wayracana.id | TOLITOLI – Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kecamatan Baolan kembali melaksanakan agenda Safari Ramadhan 1447 Hijriah sebagai bagian dari penguatan syiar Islam dan pengembangan peran sosial-keagamaan pemuda masjid di wilayah kepulauan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Babul Hidayah, Pulau Salu, Kelurahan Nalu, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Minggu (8/3/2026), dan dihadiri oleh pengurus BKPRMI serta masyarakat setempat.
Rombongan Safari Ramadhan dipimpin langsung oleh Ketua DPK BKPRMI Kecamatan Baolan, Ghufron Arsyah Prawira, S.Sos., yang didampingi Sekretaris DPK BKPRMI Kecamatan Baolan, Arya Renaldy, bersama sejumlah koordinator bidang serta pengurus lainnya.
Perjalanan menuju Pulau Salu menjadi pengalaman tersendiri bagi rombongan. Tim Safari Ramadhan harus melintasi jembatan gantung sepanjang sekitar 150 meter yang hanya dapat dilalui satu sepeda motor secara bergantian. Kondisi geografis tersebut mencerminkan tantangan aksesibilitas wilayah kepulauan, namun tidak mengurangi semangat pengurus BKPRMI untuk menjangkau masyarakat hingga ke daerah terpencil.
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Kepala Lingkungan setempat, Ketua Takmir Masjid Babul Hidayah, serta jamaah dan masyarakat Pulau Salu. Interaksi yang terjalin menciptakan suasana silaturahmi yang harmonis dan memperkuat kohesi sosial di tengah momentum bulan suci Ramadhan.
Dalam sambutannya, Ketua DPK BKPRMI Kecamatan Baolan, Ghufron Arsyah Prawira, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Pulau Salu atas sambutan yang diberikan kepada rombongan Safari Ramadhan.

Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian masyarakat yang telah menjemput rombongan di jembatan gantung serta mengantarkan kembali setelah kegiatan selesai, sehingga perjalanan tim dapat berlangsung dengan aman meskipun dilaksanakan pada malam hari.
“Kami sangat berterima kasih atas sambutan hangat masyarakat Pulau Salu, mulai dari penjemputan di jembatan gantung hingga pengantaran kembali setelah kegiatan selesai. Kebersamaan ini menjadi bukti kuatnya ukhuwah dan kepedulian masyarakat terhadap syiar Islam,” ujar Ghufron.
Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus mendukung program dakwah BKPRMI serta memakmurkan masjid melalui berbagai aktivitas keagamaan dan pembinaan karakter.
Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembentukan moral dan penguatan nilai-nilai keislaman dalam masyarakat.
Ghufron juga mengingatkan pentingnya menjaga generasi muda dari pengaruh negatif seperti penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas yang berpotensi merusak masa depan generasi.
“Saya yakin pemuda di Pulau Salu memiliki semangat keimanan serta nilai-nilai akhlak yang kuat sehingga mampu menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif dan menjadi generasi yang membanggakan bagi masyarakat dan agama,” katanya.
Rangkaian kegiatan Safari Ramadhan tersebut diisi dengan buka puasa bersama, dialog bersama santri TPA dan pemuda setempat, pelaksanaan shalat Isya dan Tarawih berjamaah, serta kegiatan silaturahmi antara pengurus BKPRMI dengan masyarakat.
Secara konseptual, kegiatan Safari Ramadhan ini juga menjadi bagian dari pendekatan dakwah partisipatif yang menekankan keterlibatan langsung masyarakat dalam aktivitas keagamaan, sekaligus memperkuat peran pemuda sebagai agen perubahan sosial di lingkungan masjid.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terbangun ukhuwah Islamiyah yang semakin kuat serta meningkatnya partisipasi pemuda dalam memakmurkan masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan.
(LW.id)

