Lentera Wayracana.id | YOGYAKARTA – Penjualan tiket kereta api untuk masa Angkutan Lebaran 2026 di wilayah PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 6 Yogyakarta menunjukkan tren peningkatan signifikan. Hingga Senin, 9 Maret 2026 atau hari ke-19 Ramadan, sebanyak 295.747 tiket kereta api jarak jauh telah terjual dari total kapasitas yang disediakan.
Manager Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menjelaskan bahwa angka tersebut setara dengan 56,30 persen dari total 525.350 tempat duduk yang disiapkan untuk periode Angkutan Lebaran yang berlangsung selama 22 hari, yakni mulai 11 Maret hingga 1 April 2026.
“Per hari ini, jumlah tiket kereta api jarak jauh keberangkatan awal dari wilayah Daop 6 yang telah terjual mencapai 295.747 tiket atau sekitar 56,30 persen dari total kapasitas,” ujar Feni dalam keterangan tertulisnya.
Dalam rangka mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat saat mudik, KAI Daop 6 juga menyiapkan 12 kereta tambahan. Rinciannya terdiri dari 10 KA jarak jauh tambahan serta 2 KA Motis (Motor Gratis) guna memperkuat kapasitas layanan transportasi berbasis rel.
Secara statistik, tren pemesanan menunjukkan puncak okupansi sementara terjadi pada H+3 Lebaran, tepatnya 24 Maret 2026, dengan jumlah tiket terjual mencapai 22.835 tiket dalam satu hari. Menurut Feni, angka tersebut masih berpotensi meningkat karena proses pemesanan tiket masih terus berlangsung.
Jika dianalisis secara operasional, beberapa tanggal juga menunjukkan tingkat okupansi yang sangat tinggi, bahkan melampaui 100 persen, seperti pada 23 Maret (113%), 24 Maret (109%), dan 25 Maret (101%). Kondisi ini terjadi karena adanya sistem dynamic seat management, yaitu optimalisasi tempat duduk melalui skema perjalanan parsial antar stasiun.


Sementara itu, sejumlah stasiun tujuan favorit penumpang dari wilayah Daop 6 antara lain Pasarsenen, Surabaya Gubeng, Gambir, Bandung, dan Malang, yang selama ini dikenal sebagai simpul mobilitas utama masyarakat saat arus mudik dan balik Lebaran.
Berdasarkan data okupansi harian, penjualan tiket mulai meningkat signifikan sejak pertengahan periode Angkutan Lebaran. Misalnya pada 22 Maret 2026 dengan tingkat keterisian mencapai 90 persen, kemudian melonjak pada 23 Maret hingga 113 persen dari kapasitas kursi yang tersedia.
KAI Daop 6 mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan lebih awal untuk menghindari kehabisan tiket pada tanggal yang menjadi puncak arus mudik.
“Bagi pelanggan yang belum mendapatkan tiket sesuai tanggal keberangkatan yang diinginkan, dapat mempertimbangkan alternatif jadwal perjalanan lain atau memanfaatkan fitur connecting train pada aplikasi Access by KAI,” jelas Feni.
Selain itu, masyarakat juga dapat memperoleh informasi terkait perjalanan kereta api melalui Contact Center KAI 121, layanan WhatsApp 0811-2223-3121, email cs@kai.id, maupun media sosial @KAI121.
(Athia)

